New Update

Tampilkan postingan dengan label Franchise. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Franchise. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Mei 2011

Peluang Bisnis Franchise Masih Terbuka Lebar

0 komentar

Tingginya minat masyarakat terhadap dunia wirausaha, mendorong pertumbuhan bisnis di Indonesia semakin meningkat dari tahun ke tahun. Kondisi ini ditandai dengan munculnya beragam peluang bisnis baru serta meningkatnya minat pasar terhadap berbagai macam penawaran investasi bisnis, terutama investasi dengan sistem franchise atau waralaba.
Peluang berinvestasi dengan sistem franchise memang sangat menggiurkan, bahkan menurut hasil survey, omset bisnis franchise tahun ini diperkirakan mencapai angka Rp 120 triliun rupiah. Hal inilah yang membuat banyak pihak saling berlomba untuk menekuni bisnis franchise sebagai salah satu peluang usaha yang menjanjikan untung besar. Sehingga beragam jenis usaha dari mulai bisnis makanan dan minuman, bisnis retail, sampai beragam bisnis jasa, telah banyak yang dikembangkan dengan sistem kemitraan franchise (waralaba).

Kamis, 05 Mei 2011

Bisnis Mie, Bisnis Panjang Umur

0 komentar
ama Bakmi Gila justru ngetop di kota-kota besar di luar Jakarta, perlahan tapi pasti Bakmi Gila ingin tampil setara merek-merek besar lainnya. Bangun pondasi yang kuat, setelah siap, saatnya gencar lakukan penetrasi pasar.

Dua sahabat ini sepertinya memang ditakdirkan berjodoh. Bukan dalam hal membina rumah tangga, namun jodoh soal bisnis dan wirausaha. Hendry Ramdhan dan Baihaki Ageng Sela telah bersahabat semenjak duduk di bangku kuliah. Walau mengambil bidang studi yang berbeda, namun ternyata untuk urusan nyali berbisnis, mereka satu tujuan.

Hendry dan Baihaki sudah menjajal bangun usaha kecil-kecilan sejak kuliah, mulai dari jualan minuman seperti jus, sampai melakoni dagang jagung manis yang diberi saos sambal dan mayonaise. Tidak hanya di kantin Universitas Indonesia tempat mereka menimba ilmu, namun dagangan mereka juga merambah ke beberapa kantin universitas di Jakarta.

Sayangnya, saat masih menjadi “collegepreneur”, usaha mereka sering tak langgeng. Belum setahun berjalan, bisnis duo mahasiswa ini sudah harus harus gulung tikar. Tapi keduanya sepakat, meski menangguk rugi, pengalaman berbisnis ketika itu nilainya lebih mahal.

Bisnis Patungan

Sejatinya, saat itu, usaha kecil yang mereka jajal bukan hanya hasil patungan Hendry dan Baihaki. Melainkan juga dimodali kawan-kawan kampus mereka.

Ketika mereka lulus kuliah pada 2004, kawan-kawan Hendry dan Baihaki, yang semula menjadi pemodal bisnis, memilih bekerja kantoran. Sementara itu, naluri bisnis keduanya justru makin menggebu. Alhasil, setahun setelah menggenggam ijasah sarjana, keduanya merintis bisnis kuliner.     Mereka memilih menu bakmi setelah melalui serangkaian proses riset dan pertimbangan. “Data hasil riset yang kami dapat menyatakan bahwa mie adalah pilihan makanan setelah nasi. Dan Indonesia adalah negara pengonsumsi mie terbesar kedua setelah Cina. Dari situlah kami makin yakin akan potensi bisnis kuliner khususnya mie,” jelas Hendry. 

 
Minima 4 coloum Blogger Template by Beloon-Online.
Simplicity Edited by Ipiet's Template